TUGAS MATA KULIAH KREATIVITAS

Haii teman-teman , disini saya akan menjelaskan paparan tentang Creator , Conceptor , Mediator , dan Problem Sorver . Selain itu saya akan menjelaskan bagaimana mengaitkan manajemen POAC dan 4P ( Product , Price , Place dan Promotion). 

A.  Paparan Tentang 

1.) Creator =~ Orang sejenak dan spontan mengartikan creator itu pencipta Sesuatu, padahal itu hanya arti sempit saja. Ada yang lebih luas lagi arti creator yaitu pelaku yang menciptakan sesuatu yang muncul dari ide kreatif, sedikit nekat dan berani melawan bahaya atau kata lainnya agak sedikit nyeleneh dan tolol, guna menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain, sehingga terjadilah hubungan timbal balik diantara keduanya. Semua orang mampu menjadi creator dalam segala hal, baik segi ekonomi, seni dan budaya, pendidikan, tekhnologi, politik, dan sebagainya. Seandainya semua orang itu berhasil menjadi creator hal positif maka akan banyak sekali hasil ciptaan. Indonesia pun tidak akan merasa kekurangan dalam memenuhi kebutuhan bangsa dan negara.

2.) Conceptor =~ Pembuat Konsep


3.) Mediator =~ Penengah , Pihak netral yang membantu para pihak dalam proses perundingan guna mencari berbagai kemungkinan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan cara memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian. Jadi, peran mediator hanyalah membantu para pihak dengan cara tidak memutus atau memaksakan pandangan atau penilaiannya atas masalah-masalah selama proses mediasi berlangsung kepada para pihak.


4.) Problem Solver =~ Problem solver sendiri sebenarnya merupakan penggabungan dari berpikir kritis dan berpikir kretif yaitu suatu proses mental yang membutuhkan keterampilan lebih untuk dapat memancing suatu pemikiran atau pemahaman baru sebagai solusi memecahkan suatu masalah.



B. Manajemen POAC 

                     

POAC ini singkatan dari :  ( Planning, Organizing, Actuating dan Controlling ). 
Pengertian POAC adalah kegiatan dalam sebuah organisasi dalam merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengontrol seluruh kegiatan yang terjadi dalam perusahaan . 
Berikut ini adalah penjelasan mengenai POAC secara lengkap, beserta penjelasan dan fungsi masing-masing tiap poinnya.

1.  Planning

Pengertian Planning adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu dan mengembangkan rencana aktivitas kerja dalam sebuah organisasi. 
Dalam perencanaan, Terdapat beberapa faktor dalam Planning yang patut untuk dipertimbangkan, yaitu :
  • Specific, yaitu berarti sebuah perencanaan harus jelas apa maksut dan tujuanya beserta ruang lingkupnya.
  • Measurable, yaitu suatu tingkat keberhasilan yang harus dapat diukur dari program kerja dan rencana yang dibuat.
    • Achievable, yaitu sesuatu tersebut bisa tercapai dan diwujudkan, bukan hanya sekedar fiktif dan khayalan belaka.
      • Realistic, yaitu sesuatu yang sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang ada, harus seimbang tetapi tetap ada tantangan didalamnya.
        • Time, yaitu ada batas waktu yang jelas, sehingga bisa dinilai dan dievaluasi. 

        2.  Organizing


        Pengorganisasian ( Organizing ) adalah fungsi kedua dalam Manajemen. Organizing adalah proses kegiatan dalam menyusun struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber dan lingkungannya.


        Dengan demikian, hasil dari pengorganisasian itu berupa struktur organisasi. Setiap tujuan di sebuah organisasi pasti ingin dicapai, dan untuk meraih hal tersebut, pengorganisasian sangat berperan penting.

        3. Actuating


        Actuating ( Pelaksanaan ) adalah suatu tindakan yang mengusahakan agar semua perencanaan dan tujuan perusahaan bisa terwujud dengan baik dan seperti yang diharapkan. Jadi, pelaksanaan merupakan suatu upaya yang menggerakkan orang-orang untuk mau bekerja dengan sendirinya dan dengan kesadaran yang besar demi mengabulkan seluruh cita-cita perusahaan dengan dan secara efektif.

        Perencanaan dan pengorganisasian akan berjalan kurang baik jika tidak disertai dengan pelaksanaan.Oleh karena itu, sangat dibutuhkan sekali bentuk nyata dari kerja keras, kerjasama dan kerja nyata didalamnya.

        Dalam poin ini, semua sumber daya manusia yang ada harus bekerja sesuai dengan tugas yang dibebankan, fungsi serta peran dan kompetensi dari masing-masing untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan tersebut.


        4.  Controlling


        Pengawasan ( Controlling ) adalah proses pengamatan, penentuan standar yang akan diwujudkan, menilai kinerja pelaksanaan, dan jika diperlukan mengambil tindakan korektif, sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan semaksimal mngkin dalam mencapai tujuan perusahaan.


        Agar pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka akan dibutuhkan pengontrolan yang optimal, baik itu dalam bentuk supervisi, pengawasan, inspeksi dan audit.

        Tujuan utama dari kegiatan pengawasan adalah menciptakan kegiatan-kegiatan manajemen yang dinamis dan terwujud secara efektif dan efisien.

        Sesuai dengan perannya dalam sebuah organisasi, Controlling memiliki beberapa fungsi utama :

          • Mencegah terjadinya penyimpangan
            • Memperbaiki kelemahan dan kesalahan, serta menindak penyalahgunaan dan penyelewengan
              • Mendinamisasikan organisasi serta kegiatan dalam manajemen
                • Memperkuat rasa akan tanggung jawab tiap individu
                • Mengambil tindakan korektif jika pelaksanaan menyimpang dari Perencanaan atau standar yang telah ditetapkan.

                C. 4P ( Product , Price , Place dan Promotion). 

                                     


                Strategi Pemasaran 4P : Product (Produk), Price (Harga), Place (Lokasi) dan Promotion (Promosi).


                (1)  Product : Setiap UKM harus bisa menentukan produk apa yang menjadi andalannya dan bagamana cara mengembangkan produk andalannya tersebut. Misalnya dengan menambah varian rasa, varian ukuran, varian bentuk dan juga varian kemasannya. Hal yang paling penting dan krusial yang harus dijaga adalah kualitas dari produk andalan. Seorang UKM jangan pernah melakukan perubahan rasa, bentuk, warna, ukuran dan kualitas tanpa melakukan info atau pemberitahuan ke pelanggan sebelumnya. Karena perubahan produk yang tiba – tida akan menyebabkan pelanggan kecewa dan apabila pelanggan kecewa hal tersebut akan berlanjut dan akan berakibat ke penurunan penjualan.




                (2)  Price : Penentuan harga produk sangat menentukan dalam kesuksesan proses penjualan. Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayar konsumen untuk mendapatkan sebuah produk atau jasa. Dalam bauran pemasaran, harga merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi  pemasaran suatu produk. Tinggi rendahnya harga selalu menjadi perhatian utama para konsumen saat mereka mencari suatu produk. Sehingga harga yang ditawarkan menjadi bahan pertimbangan khusus, sebelum mereka memutuskan untuk membeli barang maupun menggunakan suatu jasa. Dari kebiasaan para konsumen, dapat disimpulkan bahwa strategi penetapan harga sangat berpengaruh terhadap penjualan maupun pemasaran produk yang ditawarkan.


                (3)  Place : Dalam strategi pemasaran, adanya pemilihan lokasi usaha yang strategis menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan pemasaran dari sebuah usaha. Semakin strategis lokasi usaha yang dipilih, semakin tinggi pula tingkat penjualan dan berpengaruh terhadap kesuksesan sebuah usaha. Begitu juga sebaliknya, jika lokasi usaha yang dipilih tidak strategis maka penjualan pun juga tidak akan terlalu bagus. Untuk itu sebelum Anda memulai sebuha usaha, pilih terlebih dahulu tempat usaha yang paling tepat untuk pemasaran usaha Anda. Lakukan riset dan bandingkan beberapa pilihan tempat sebelum akhirnya Anda menentukan lokasi yang paling strategis bagi usaha Anda.



                (4)  Promotion : Kegiatan promosi bisnis merupakan bagian dari strategi pemasaran yang sangat dibutuhkan sebuah usaha, baik usaha kecil maupun usaha yang sudah berkembang besar. Sebelum mengetahui metode ataupun strategi promosi yang sering digunakan para pelaku bisnis, yang dimaksud dengan promosi adalah  kegiatan pendukung strategi pemasaran yang sengaja diadakan untuk mengingatkan para konsumen mengenai produk atau jasa dengan brand tertentu. Strategi-pemasaran-bisnis-ukmStrategi promosi sering digunakan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan permintaan atau penjualan barang dan jasa yang ditawarkan, sehingga dapat meningkatkan laba yang diperoleh. Selain itu kegiatan promosi juga memberikan kemudahan dalam merencanakan strategi pemasaran selanjutnya, karena biasanya kegiatan promosi dijadikan sebagai cara berkomunikasi langsung dengan calon konsumen. Sehingga kita dapat memperoleh informasi akurat dari para konsumen, mengenai respon produk yang kita tawarkan. Berikut beberapa manfaat lain dari adanya kegiatan promosi :  Mengetahui produk yang diinginkan para konsumen. Mengetahui tingkat kebutuhan konsumen akan suatu produk.    Mengetahui cara pengenalan dan penyampaian  produk hingga sampai ke konsumen.  Mengetahui harga yang sesuai dengan kondisi pasaran. Mengetahui strategi promosi yang tepat kepada para konsumen.  Mengetahui kondisi persaingan pasar dan cara mengatasinya. Menciptakan image sebuah produk dengan adanya promosi

                Semoga Bermanfaat , Terimakasih 😍




                Komentar